Sabtu, 21 November 2009

Sejarah FutsaL


Sejarah

Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.

Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game

REMEDIAL TEST (BBI)

HEART

Guys, do a little research with me! Put the palm of your chest. Do you feel something beating? Yes. It is your heart. We have known that heart pumps to produce fresh blood for all body tissues. However, do you know how heart pumps blood and circulate it to all body tissues.
As we talk, the heart ejects oxygen rich blood under high pressure out of the heart’s main pumping chamber, the left ventricle, through the largest artery, the aorta.
Smaller arteries in turn branch out into even smaller arteries, called arterioles.
Capillaries have extremely thin walls that permit dissolved oxygen and nutrients from the blood to diffuse across to a fluid, known as interstitial fluid that fills the gaps between the cells of tissues or organs. The dissolved oxygen and nutrients then enter the cells from the interstitial fluid by diffusion across the cell membranes. In this way, the blood delivers nutrients and removes wastes without leaving the capillary tube.
After delivering oxygen to tissues, the deoxygenated blood in capillaries then starts the return trip to the heart.


TRANSLATE:
JANTUNG

Ayo teman, lakukan penelitian kecil dengan ku? Letakkan telapak tanganmu di dadamu. Apakah kamu merasakan sesuatu yang berdetak? Ya, itu adalah jantungmu. Kita sudah tahu bahwa jantung memompa untuk menghasilkan darah segar untuk seluruh jaringan tubuh. Tetapi apakah kamu tahu bagaimana jantung memompa darah dan mengedarkannya ke seluruh jaringan tubuh?

Seperti yang kita bicarakan, jantung menyemprotkan darah yang kaya oksigen dengan tekanan tinggi dari ruang utama jantung yaitu, serambi kiri terus ke pembuluh nadi terbesar yaitu aorta. Pembuluh nadi terkecil bercabang dari aorta menuju ke segala bagian tubuh. Pembuluh nadi terkecil ini bercabang menuju yang lebih kecil yang disebut arterioles.

Kapiler mempunyai dinding yang sangat tipis yang memungkinkan oksigen dan nutrisi yang larut dari darah berdifusi menyebrang cairan sela yang mengisi celah diantara sek-sel jaringan atau organ. Oksigen dan nutrisi yang larut memasuki sel dari cairan sela dengan cara penyebaran ke membran sel. Dengan jalan ini, darah mengantarkan nutrisi dan zat sisa tanpa meninggalkan pembuluh kapiler.

Setelah mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh darah yang tak mempunyai oksigen dalam kapiler lalu kembali ke kapiler.

Aditya Ichwan B XII IPA 3 (02)
 

Template Design By:
SkinCorner